MAKALAH TENTANG GEMPA BUMI TEKTONIK
MAKALAH
TENTANG
GEMPA BUMI TEKTONIK
Disusun
oleh :
Sinta Maemuna (M0212073)
UNIVERSITAS
SEBELAS MARET
SURAKARTA
2014
BAB 1 PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Bumi yang kita tempati sekrang ini memiliki rahasia alam
yang tidak diketahuidan tiak terduga. Kita tidak pernah megetahui kejadian –
kejadian yang akan terjadi di muka bumi ini. Banyak
kejadian-kejadian alam yang mendatangkan pertanyaan bagi manusia. Salah satu
kejadian alam yang sudah tidak asing di telinga masyarakat yaitu gempa tektonik.
Gempa Bumi tektonik adalah jenis gempa Bumi yang disebabkan oleh pergeseran lempeng plat tektonik.
Gempa ini terjadi karena besarnya tenaga yang dihasilkan akibat adanya tekanan
antar lempeng batuan dalam perut
Bumi
Gempa
bumi merupakan suatu peristiwa yang sangat sering terjadi di muka bumi ini.
Salah satunya di Indonesia. Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki
tingkat rawan bencana alam yang sangat tinggi. Indonesia sendiri memiliki
titik-titik gempa yang tersebar diseluruh wilayah di Indonesia.
Mungkin
kita merasa biasa saja dengan bencana alam tersebut di Indonesia, tapi bencana
tersebut sudah sangat sering terjadi berulang-ulang di negara kita. Gempa bumi
sudah menghancurkan sebagian dari wilayah Indonesia. Dan sudah banyak sekali korban-korban yang berjatuhan
akibat bencana tersebut. Berarti gempa bumi sudah menjadi suatu ancaman bagi
masyarakat di muka bumi ini. Dan banyak dari masyarakat tidak mengerti akan apa
sebenarnya yang terjadi di muka bumi ini. Maka sangatlah perlu bagi mereka
untuk tahu dan mengerti serta memahami peristiwa-peristiwa gempa bumi yang
terjadi.
1.2 Tujuan
Adapun tujuan-tujuan dari penulisan makalah ini:
1)
Mengetahui
pengertian dari gempa bumi
tektonik.
2)
Mengetahui
penyebab dari terjadinya gempa bumi
tektonik.
3) Mengerti
tentang proses terjadinya gempa bumi
tektonik.
4)
Mengetahui
jenis-jenis gelombang gempa bumi
tektonik.
1.3 Rumusan Masalah
1)
Apa
pengertian dari gempa bumi
tektonik ?
2)
Apa
penyebab terjadinya gempa bumi
tetonik?
3)
Bagaimana
proses terjadinya gempa bumi
tektonik ?
4)
Apa
saja jenis-jenis gelombang gempa bumi ?
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Gempa Bumi Tektonik
Gempa Tektonik adalah gempa yang terjadi
karena perubahan kedudukan lapisan batuan yang mengakibatkan adanya pergerakan
lempeng-lempeng pada lapisan kulit bumi.
2.2 Penyebab Terjadinya Gempa Bumi
Gempa tektonik terjadi akibat peristiwa pergerakan lapisan kulit bumi atau adanya patahan akibat pergerakan lempeng bumi sehingga terjadi pemindahan atau pergeseran yang tibatiba di lapisan kulit bumi. Pemindahan atau pergeseran itu menimbulkan getaran di permukaan bumi yang disebut gempa tektonik. Gempa tektonik terjadi di wilayah yang luas karena pergeseran lempeng kulit bumi. Gempa tektonik sangat berbahaya karena gerakannya cepat dan kuat meliputi wilayah yang luas sehingga sering menimbulkan kerusakan pada rumah dan gedung. Akibat yang ditimbulkan gempa tektonik sangat membahayakan karena merusak bangunan, muka bumi (retak, longsor, merosot), dan lingkungan. Kerusakan terjadi karena getarannya sangat kuat dan singkat hingga dapat merobohkan bangunan yang tidak tahan gempa. Wilayah korban gempa ini sangat luas, terutama bila gempa tersebut kuat.
2.3 Proses Terjadinya Gempa
Dalam
proses gempa bumi ada yang dikenal dengan hiposentrum dan episentrum.
Hiposentrum adalah titik pusat gempa yang berada dibawah permukaan bumi
sedangkan episentrum adalah titik pusat gempa yang berada di atas permukaan
bumi. Pusat gempa atau hiposentrum berada pada pertamuan lempeng benua dan
lempeng samudra yang saling bertumbukan dan menimbulkan gelombang getaran. Lempeng samudra Gelombang getaran tersebut merambat
sampai pada episentrum dan terus merambat ke segala arah di permukaan bumi
dengan cepat.
2. 4 Macam-macam Gelombang Gempa
1.
Gelombang
Longitudinal (Gelombang Primer)
Gelombang
longitudinal adalah gelombang yang pertama kali tercatat pada seismograf.
Gelombang ini dirambatkan dari hiposentrum melalui lapisan litosfer dan
dirambatkan secara menyebar dan cenderung cepat. Jenis gelombang longitudinal
ini sifatnya sama seperti gelombang suara yang bisa merambat melalui zat padat,
cair dan padat.
2.
Gelombang Transversal (Gelombang Sekunder)
Gelombang
transversal muncul setelah gelombang longitudinal dan tercatat pada seismograf
setelah gelombang longitudinal. Gelombang ini dirambatkan dari hiposentrum ke
segala arah dalam lapisan litosfer dan kecepatannya lebih rendah dibandingkan
gelombang longitudinal dan bergerak tegak lurus dengan arah rambatannya. Gelombang
transversal hanya dapat merambat melalui zat padat. Jika ia merambat melalui
medium cair dan gas maka gelombang ini akan hilang dan tidak tercatat lagi pada
seismograf.
3.
Gelombang Panjang (Gelombang Permukaan)
Gelombang panjang adalah gelombang yang merambat melalui
episentrum dan menyebar ke segala arah di permukaan bumi. Gelombang ini
melanjutkan perjalanannya di permukaan bumi dan merupakan gelombang pengiring
setelah gelombang transversal. Gelombang transversal adalah gelombang yang
bersifat merusak karena gelombang ini berjalan terus melalui wilayah sekitar
pusat gempa bumi.
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Gempa bumi adalah getaran yang berasal dari energi
dalam bumi yang bisa disebabkan oleh pergerakan batuan atau pergerakan lempeng,
aktivitas magma, maupun aktivitas yang dilakukan manusia. Sedangkan gempa bumi tektonik adalah gempa
yang terjadi karena perubahan kedudukan lapisan batuan yang mengakibatkan
adanya pergerakan lempeng-lempeng pada lapisan kulit bumi. Gempa
tektonik terjadi di wilayah yang luas karena pergeseran lempeng kulit bumi.
Gempa tektonik sangat berbahaya karena gerakannya cepat dan kuat meliputi
wilayah yang luas sehingga sering menimbulkan kerusakan pada rumah dan gedung.
Dalam
proses gempa bumi ada yang dikenal dengan hiposentrum dan episentrum.
Hiposentrum adalah titik pusat gempa yang berada dibawah permukaan bumi
sedangkan episentrum adalah titik pusat gempa yang berada di atas permukaan
bumi. Pusat gempa atau hiposentrum berada pada pertamuan lempeng benua dan lempeng
samudra yang saling bertumbukan dan menimbulkan gelombang getaran. Gelombang
gempa ada 3 yaitu gelombang longitudinal, transversal dan panjang
DAFTAR PUSTAKA
Christina, jose. 2011. Makalah tentang gempa bumi dan aktisitasnya.jakarta.
Walker,richard.2008. The 2008 Wenchuan earthquake and active tectonics of Asia. University
of Oxford, South Parks Road : Department of Earth Sciences.
Comments
Post a Comment